Salam Legislativa, Viva Legislativa!

Telah terlaksana seleksi kepada Calon Staf Badan Pemira KM FKIP 2021 selama bulan November tahun 2021. Berikut daftar nama lolos seleksi Staf Badan Pemira KM FKIP 2021 beserta posisi dalam Badan Pemira KM FKIP 2021.

Ketua KPR FKIP 2021 : Dea Safitri A.

Sekretaris KPR FKIP 2021 : I’anatul Hidayah

Bendahara KPR FKIP 2021 : Reika Kirana

Sie Acara KPR FKIP 2021
– Delia Annisa Putri
– Nadia Isnaeni
– Nofi Tasbihah
– Tiara Zahra Khalika
– Sasiana Kusuma Wardhani

Sie Media KPR FKIP 2021
– Nadia Faizah
– Kholifah Nurul 

– Givana Indy Lestari
– Syafira Ulfi 
– Heni Uswatun Khasanah

Sie Humas KPR FKIP 2021
– Putri Ayu Widiyastuti
– Helsanti Luhtitisari
– Muhammad Aulia Taufiqurrohman

 

Ketua PANWASRA FKIP 2021 : Edi Prasetyo Nugroho

Sekretaris PANWASRA FKIP 2021 : Maulida Ulyatun Nisa

Anggota PANWASRA FKIP 2021 :
– Dewi Noor Kholifah
– Khairunnisa Mutiara Hanifah
– Meifut Zuliana
– Risca Angger

 

Selamat bagi Calon Peserta Staf Badan Pemira KM FKIP 2021 yang telah dinyatakan lolos. Terus berkontribusi dalam menciptakan demorasi yang positif.

Pada bulan lalu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) kembali menggelar Kongres KM FKIP IV pada tanggal 13 – 14 Februari, Sabtu – Minggu, yang dilanjut pada hari Jumat, 19 Februari 2021. Kongres kali ini bertemakan “Rekonstruksi sebagai Manifestasi KM FKIP demi Terjalinnya Sinergisitas antar Ormawa FKIP.”. Pelaksanaan kongres berada di dua tempat, yaitu Balai RW I dan Balai RW II Kampung Tulung, Magelang Tengah, Kota Magelang.

Kongres kali ini dihadiri oleh sejumlah 28 peserta yang terdiri dari 4 peserta yang mewakili setiap ormawa FKIP, dengan ketentuan 3 peserta penuh dan 1 peserta peninjau. Disambut Ketua Panitia Kongres KM FKIP IV, Setya Rahayuningtyas, dan Ketua Umum DPM FKIP Periode 2021-2022, Ahmad Qirom, sebagai pembuka acara dan pertanda kongres dimulai. Penyelenggaraan acara telah menuruti protokol kesehatan. Setiap peserta maupun panitia diwajibkan menggunakan masker dan berjaga jarak, serta saat memasuki ruangan diharuskan mencuci tangan. (ENDA)

Sabtu kemarin pada tanggal 11 Januari 2020 telah dilaksanakan kegiatan Pelantikan serta Sertijab ormawa FKIP Periode 2020. Acara ini diawali dengan sambutan dari Wakil Dekan Bidang I FKIP, Dr. Farikah, M.Pd. yang sekaligus mebuka jalannya acara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa dedikasi para pengurus ormawa nantinya akan membawa manfaat dimasa depan

Setelah itu, acara inti yaitu Pelantikan Ormawa FKIP periode 2020 dilaksanakan. Dalam kesempatan tersebut, para ketua mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu oleh Dr. Farikah, M.Pd. Setelah resmi dilantik, ketua lama dan ketua abru menandatangai surat pernyataan serta dilanjutkan dengan penyampaian sambutan secara bergiliran oleh para ketua terpilih. Kegiatan disore hari tersebut resmi diakhiri dengan pengambilan foto bersama. Banyak pihak berharap bahwa para pengurus baru ini bisa meningkatkan kinerja ormawa FKIP secara signifikan. Semangat berjuang kawan! (JW)

Jajaran pengajar dengan berpendidikan Doktor di FKIP Untidar resmi bertambah pada hari Rabu, 17 Juli 2019.

Salah satu Dosen Pendidikan Bahsa Inggris (PBI) Untidar resmi memperoleh gelar Doktornya dari Universitas Negeri Yogyakarta setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Developing Environment-Based Collaborative English Learning Model for Rural Junior High Schools. Banyak pihak berharap dengan bertambahnya jumlah Doktor, maka kualitas pengajaran di FKIP khususnya PBI bisa semakin lebih baik lagi. (JW)

Kemarin sore (11/7), DPM KM mengundang perwakilan dari 4 DPMF UNTIDAR guna mengahdiri Forum Legislatif atau yang lebih dikenal dengan Forleg. Acara yang bertempat di Sekretariat DPM KM Untidar ini membahas dua pokok pembicaraaan.

Pembahasan pertama membahas terkait pelaksanaan Orientasi  Tidar Muda 2019, baik ditingkat universitas maupun tingkat fakultas. Hal yang dibahas difokuskan dengan adanya kemungkinan perubahan konsep otadama yang berdampak cukup signifikan terhadam program kerja ormawa di Untidar.

Kemudian, hal kedua yang dibahas ialah terkait RUU Pola Kaderisasi 2019 yang sebelumnya telah diuji publik pada minggu sebelumnya. Acara tersebut ditutup dengan pembahasan tuan rumah forleg dibulan Agustus.(JW)

FFMI (Festival Film Mahasiswa Indonesia) telah bergulir sejak bulan Mei 2019 kemarin. Lomba tahunan yang diadakan oleh Dirjen Belmawa ini bertujuan untuk menyaring sineas muda berbakat dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (DPM FKIP) Universitas Tidar pada tahun 2019 ini juga turut serta meramaikan ajang bergengsi tersebut. Tak tanggung-tanggung, DPM FKIP mengajukan 2 film pendek sekaligus, yaitu “JUANG” dan “DENAYA”.

Ahmad M. Ghufar, sang sutradara yang juga merangkap sebagai penulis dan editor kedua film tersebut,  menuturkan sekilas alur dari film tersebut. Untuk film pendek JUANG bercerita tentang dua orang tukang ojek yang memiliki keberuntungan berbeda, namun mereka tetap mencari nafkah seperti biasa. Pada suatu hari, salah seorang dari mereka mendapatkan banyak pelanggan, akan tetapi hal yang berbeda terjadi pada sang rekan. Sementara itu, DENAYA menceritakan tentang seorang pemuda bernama Sofyan yang cenderung tak acuh ketika dihadapkan dengan berbagai situasi, namun akhirnya keadaan memaksanya untuk memandang dunianya dari sudut pandang lain.

Proses casting, reading, shooting, editing dari kedua film ini dilakukan dalam rentang satu minggu dibulan Ramadhan yang lalu, hal ini tentu menantang para pemain serta kru film untuk tetap memberikan performa yang terbaik meski panasnya matahari dan dahaga sempat menjadi kendala. Selain itu, dalam proses pengambilan gambar dan tahap editing film juga sempat ditemui masalah, namun hal tersebut berhasil diatasi oleh semua pemain dan kru film dengan kerja sama yang baik.

Saat berita ini ditulis, JUANG yang telah diunggah di kanal Youtube DPM FKIP UNTIDAR telah ditonton lebih dari 1600 kali dan mendapatkan banyak tanggapan positif dari para penonton. Sementara itu DENAYA juga akan rilis pada tanggal 20 juni dan bisa di akses melalui http://bit.ly/filmdenaya serta di kanal youtube DPM FKIP UNTIDAR.

Pembaharuan(12/7):
Film JUANG DPM FKIP resmi menjadi 10 besar finalis FFMI 20119 dan berhak mengikuti tahap final di Bandar Lampung. (JW)

Tiga HMPS di jurusan MIPA, yaitu Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam(HIMAPIPA), Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (HIMAPBIO), serta Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) menyelenggarakan seminar pendidikan di Ruang Besar Teknik (E.2.03.06). Pelaksanaan seminar tersebut berurutan dimulai pada hari Rabu-Jum’at, 10-12 Juli 2019.

Pada hari pertama, tema “Tenaga Pendidik Berkualitas dengan Penguasaan HOTS” diusung oleh HIMAPIPA. Dengan adanya 2 pemateri Dr. Anggi Tias Pratama, M.Pd. (Universitas Yogyakarta) serta Eli Trisnowati, M.Pd. (Universitas Tidar) seminar tersebut berjalan dengan meriah.

Pada hari Kamis, HIMAPBIO yang mengusung tema seminar “Mendesain Project Based Learning” kali ini mengundang pembicara Dr. Agus Muji Santoso, M.Si. dari Universitas Nusantara PGRI Kediri serta Dr. Ericka Darmawan, M.Pd. dari Universitas Tidar.

Kemudian di hari terakhir, HIMATIKA mengundang pembicara asal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa bernama Dr. Dafid Slamet Slamet Setiana, M.Pd. serta Dosen UNTIDAR bernama Aprilia Nurul Chasanah, M.Pd. yang memberikan penjelasan seputar “peran Pendidikan Matematika Dalam Menghadapai Era Revolusi Industri 4.o”. Meskipun sempat terkendala beberapa hal teknis, ketiga seminar pendidikan tersebut berjalan lancar dan cukup ramai dengan peserta. (JW)

Pada pekan lalu tepatnya 6 Juli 2019, DPM KM UNTIDAR mengadakan evaluasi paruh periode yang diikuti oleh BEMF, DPMF, serta BEM KM UNTIDAR. Acara yang terlaksana di Balai RW VII Dumpoh ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja serta kegiatan yang telah dilaksanakan oleh BEM KM dan DPM KM sejak awal periode. Acara ini berjalan semarak dengan diskusi dan saran/kritik dari para peserta kegiatan. Besar harapan dengan adanya kegiatan ini, program kerja di sisa paruh periode bisa berjalan dengan lebih baik lagi. (JW)

HIMAPRODI PBSI mempunyai renjana yang patut diapresiasi untuk menggalakkan kecintaan akan sastra. Acara yang dilaksanakan di lobi lantai 1 FKIP ini berlangsng meriah walaupun dilaksanakan dimalam hari. Acara yang mengundang beberapa komunitas di Untidar ini juga turut dimeriahkan oleh beberapa penampilan dari mahasiswa FKIP serta sastrawan di sekitar Magelang. Mereka menampilkan berbagi penampilan seperti monolog, puisi berantai, stand up comedy dan masih banyak lainnya.

Sang Ketua Panitia dari acara ini menuturkan bahwa Gelar Sastra sudah menjadi proker tahunan dan sudah seperti budaya di HIMAPRODI PBSI. Acara gelar sastra sendiri merupakan wadah bagi kami selaku mahasiswa PBSI dalam mengapresiasikan kesusastraan kami, serta memberi wadah bagi mahasiswa diluar jurusan PBSI untuk bisa ikut mengapresiasikan kesusastraannya masing masing. Meskipun sempat terkendala tempat, waktu serta hal teknis lainnya, namun kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar.

Ketupat dari acara ini juga mengaharapkan agar kedepannya lebih ada apresiasi dari kalangan mahasiswa serta pentingnya memilih tanggal pelaksanaan yang tepat. (JW)

Pada bulan Mei kemarin, DPM FKIP menyelenggarakan Evaluasi Paruh Periode yang dihadiri oleh seluruh perwakilan HMPS serta BEM FKIP. Kegiatan ini bertujuan sebagai media berbagi penjelasan terkait program kerja yang telah dilaksanakan oleh masing-masing ormawa FKIP. Tak hanya hal itu, forum ini juga bertujuan untuk menemukan solusi atas kendala yang dihadapi selama periode ini.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari sang ketua panitia, Nur Rokhmah Fitriyati yang kemudian dilanjutkan oleh sambutan ketua DPM FKIP UNTIDAR. Acara pun dilanjutkan dengan penjelasan program kerja yang dimulai dari DPM FKIP lalu BEM FKIP hingga semua HMPS FKIP yang berjumlah sebanyak lima ormawa. Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi terkait masalah yang dihadapi. Nantinya hasil diskusi tersebut akan dibawa untuk dinahas lebih anjut dengan pejabat struktural FKIP. Dengan terlaksananya kegiatan ini, besar harapan  agar nantinya tak ada kendala yang kentara disisa kepengurusan 2019/2020. (JW)